HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw
5 Bahaya Penggunaan Gadget Bagi Anak di Bawah Usia 12 Tahun

Iklan Billboard 970x250

5 Bahaya Penggunaan Gadget Bagi Anak di Bawah Usia 12 Tahun


Penggunaan gadget yang berlebihan sebaiknya segera dihindari. Salah satunya dengan cara tidak memperkenalkan anak Anda informasi teknologi yang berlebihan. Misalnya saja Anda memberikan hak kepemilikan ponsel kepada anak, hal ini berdampak pada tumbuh kembang otak, mental, bahkan fisiknya. Apalagi jika anak Anda berada dalam rentang usia di bawah 12 tahun. 

Bahaya Penggunaan Gadget Bagi Anak-anak 
Menurut penelitian Akademi Dokter Anak Amerika dan Perhimpunan Dokter Anak Kanada menyatakan bahwa anak usia 0-2 tahun tidak boleh terpapar teknologi. Untuk anak usia 3-5 tahun boleh menggunakan teknologi hanya satu jam saja sehari. Kemudian anak usia 6-18 tahun upayakan menggunakan teknologi hanya dua jam saja dalam sehari. Anak dan remaja yang terpapar teknologi sejak dini memiliki risiko kesehatan serius yang mematikan. 

Beberapa bahaya penggunaan gadget bagi anak-anak akan diuraikan di bawah ini. Penulisan informasi ini bisa menjadi alasan kuat bagi orang tua kenapa sebaiknya tidak memberikan gadget pada anak di bawah usia 12 tahun. 

1. Mengganggu Pertumbuhan Otak Anak 
Pada usia 0-2 tahun otak pada anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan. Pertumbuhan ini terjadi sangat cepat hingga usia 21 tahun. Satu hal yang harus orang tua ingat bahwa perkembangan anak sejak dini dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan. Stimulasi yang berlebih dari ponsel, internet, tv, ipad, tablet, dan lain sebagainya dapat menyebabkan keterlambatan kognitif dan meningkatkan sistem impulsif. 

2. Tumbuh Kembang yang Lambat 
Penggunaan gadget pada anak yang terlalu berlebihan dapat membatasi batas gerak fisik anak. Hal ini menjadi penyebab tumbuh kembang fisik anak Anda menjadi terhambat. Paparan teknologi yang dilakukan sejak dini juga mempengaruhi kemampuan literasi dan prestasi anak. Pengaruh yang dimaksud lebih ke arah negatif bukan positif. Meskipun dampak positifnya juga ada. 

3. Obesitas 
Penggunaan teknologi pada anak dapat meningkatkan kasus obesitas. Alat-alat elektronik yang dipasang di kamar anak membuatnya tidak mau bergerak. Hal ini karena alat elektronik tersebut memungkinkan bisa diakses secara pribadi sehingga meningkatkan risiko obesitas sebanyak 30 persen. Kemudian, anak yang mengalami obesitas cenderung terkena diabetes dan memiliki resiko tinggi stroke dini. Hal ini menjadi salah satu penyebab harapan hidup rendah di usia muda. 

4. Kurang Tidur 
Akibat dari penggunaan teknologi tanpa pengawasan ialah anak-anak usia 9-10 tahun mengalami kurang tidur. 75 persen anak-anak yang kurang tidur berdampak buruk pada proses belajar mengajar di sekolah. Otak anak akan berkembang dengan baik dalam kondisi tidur. Maka dari itu, anak butuh waktu tidur yang cukup agar otaknya dapat berfungsi dengan optimal. Dalam hal ini, awasi anak Anda sebaik mungkin. 

5. Kelainan Mental 
Ada sebuah penelitian dari Bristol University tahun 2010 yang menyatakan bahwa penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko depresi. Kemudian anak dan remaja cenderung memiliki gangguan kecemasan, kurang perhatian, psikosis, autisme, kelainan bipolar, dan perilaku bermasalah yang lainnya. Dengan demikian, tingkatkan pengawasan Anda terhadap anak. 

Nah, demikianlah beberapa bahaya penggunaan gadget untuk anak usia di bawah 12 tahun. Meskipun teknologi saat ini sedang berkembang pesat dan memberikan kemudahan dalam berbagai hal, Anda tetap harus memberikan pengawasan kepada anak Anda. Karena penggunaan gadget yang berlebihan ternyata dapat mengganggu kesehatan mental yang berlebihan. Oleh sebab itu, melakukan pencegahan dari sekarang akan lebih baik. 

Semoga informasi di atas bermanfaat ya!
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar